GANGGUAN IRAMA JANTUNG" Sebaliknya,bila jantung berdenyut terlalu cepat maka jantung akan mengalami kelelahan dan akan menimbulkan gejala-gejala berdebar yang biasanya disertai perasaan takut karena debaran jantung yang begitu cepat ( sampai lebih dari 200 kali permenit ).Pada keadaan yang ekstrim dimana bilik jantung berdenyut sangat 28 Seorang laki-laki berusia 65 tahun terdiagnosa katarak sinilis, untuk mengatasi gangguan penglihatan tersebut pasien menjalani operasi dan di pasang lensa intra okuler (IOL), setelah 5 hari diperbolehkan pulang. 25. Seorang perempuan usia 50 tahun datang ke IRD dengan keluhan nyeri dada kiri depan yang tidak berkurang dengan istirahat. Pemberianobat-obatan untuk mengatasi gejala-gejala gagal jantung, angina (nyeri dada), dan gangguan irama jantung; Perubahan gaya hidup; Tindakan medis tertentu atau pembedahan, seperti : Defibrilator, yaitu dengan memberikan kejutan listrik untuk menghentikan gangguan irama jantung yang mengancam nyawa; Pemasangan alat pacu jantung, untuk Tujuannyauntuk mengatasi produksi dan pelepasan hormon tiroid yang berlebihan, serta mengatasi penurunan fungsi organ. Penanganan lainnya adalah pemberian obat antitiroid, cairan lugol, obat pengatur irama jantung, dan kortikosteroid. Apabila pengidap mengalami sesak napas, dokter memberikan oksigen tambahan. Masyarakatkelas sosial rendah memiliki prevelensi gangguan psikiatrik yang lebih banyak. Keadaan ekonomi yang rendah atau tidak dapat mempengaruhi tingkat kecemasan pada pasien menghadapi tindakan operasi. 7) Kondisi lingkungan Kondisi lingkungan dapat menyebabkan seseorang lebih kuat dalam menghadapi masalah. 2 Seorang laki-laki usia 60 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan diagnosa Gagal Jantung Kongestif. Pada pasien dilakukan penyadapan EKG untuk memantau irama Jantung, hasil rekaman tidak jelas. Apakah tindakan yang akan anda lakukan pada kasus di atas ? a. Mengganti kertas EKG b. Memeriksa mesin rekam EKG c. Menambah jelly pada elektroda d. d Keadaan fisik: seseorang yang mengalami gangguan fisik seperti cedera, operasi akan mudah mengalami kelelahan fisik sehingga lebih mudah mengalami stres. e. Tipe kepribadian: orang yang berkepribadian A lebih mudah mengalami gangguan akibat stres daripada orang yang berkepribadian B. Adapun ciri-ciri orang Dokterspesialis jantung dan pembuluh darah Beny Hartono mengatakan cara ini cukup efektif.“Pasien yang ada gangguan irama kalau kita lakukan kateter ablasi bisa sembuh sempurna” ujar dokter di RS Premier Bintaro Tangerang Selatan ini Rabu (22/1/2015). TujuanUmum. Tujuan di buatnya makalah ini adalah untuk dapat memahami asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah kehilangan anggota tubuh. 1. Tujuan Khusus. a. Untuk Mengetahui Pengertian Kehilangan Anggota Tubuh (Amputasi) b. Untuk Mengetahui Etiologi Amputasi. c. Untuk Mengetahui Jenis- Jenis Amputasi. Uterusmengalami pembesaran akibat hipertrofi dan hiperplasti otot polos rahim, serabut-serabut kolagennya menjadi higroskopik, hal ini terjadi untuk akomodasi pertumbuhan janin. Berat uterus naik setiap bulannya sesuai dengan usia kehamilan. Pada minggu panjang, sehingga bila diraba terasa lebih lunak (tanda hegar). OsQI. Kelainan jantung bocor adalah penyakit yang menyebabkan katup jantung tidak dapat berfungsi dengan sempurna. Untuk mengatasi katup jantung yang bocor, diperlukan tindakan medis tertentu seperti operasi. Seperti apa persiapan, prosedur, serta risiko dari operasi jantung bocor? Simak di bawah ini. Operasi jantung bocor adalah tindakan medis yang dilakukan untuk pasien dengan kelainan katup jantung, atau yang sering disebut juga dengan kelainan jantung bocor. Pada jantung manusia, terdapat 4 ruang yaitu 2 serambi atrium di bagian atas dan 2 bilik ventrikel di bagian bawah. Masing-masing ruang tersebut dipisahkan dengan pembatas yang disebut dengan katup jantung. Fungsi katup adalah menjaga agar aliran darah mengalir ke satu arah. Di dalam anatomi jantung, terdapat 4 jenis katup, yaitu Katup trikuspid terletak di antara atrium kanan dan ventrikel kanan. Katup pulmonal terletak di antara ventrikel kanan dan pembuluh arteri pulmonalis. Katup mitral terletak di antara atrium kiri dan ventrikel kiri. Katup aorta terletak di antara ventrikel kiri dan pembuluh aorta. Keempat katup jantung di atas bekerja dengan cara membuka dan menutup sesuai dengan denyut jantung. Dengan demikian, aliran darah hanya akan mengalir ke satu arah dan tidak kembali ke ruang semula. Jika salah satu atau beberapa katup jantung mengalami kerusakan atau terkena penyakit, hal ini dapat mengganggu kinerjanya dalam mengalirkan darah. Kondisi ini yang sering kali disebut dengan kelainan jantung bocor. Untuk mengatasi masalah tersebut, operasi jantung bocor perlu dilakukan sebagai bagian dari pengobatan katup jantung yang bermasalah agar diperbaiki atau diganti dengan katup jantung baru. Kapan operasi ini perlu dilakukan? Seperti yang telah disebutkan, operasi ini biasanya diperlukan untuk menangani katup jantung yang mengalami kebocoran atau dengan kata lain, tidak dapat menutup dengan sempurna regurgitasi katup jantung. Akibatnya, darah akan mengalir kembali dan masuk ke bilik atau ruang jantung sebelumnya. Darah yang seharusnya dialirkan ke bilik jantung selanjutnya atau ke pembuluh arteri akan berkurang. Hal ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras saat memompa darah. Bila tidak, organ tubuh lainnya akan mengalami kekurangan asupan oksigen serta nutrisi dari darah. Regurgitasi dapat memengaruhi keempat katup jantung. Meski sebagian besar kasus regurgitasi jantung tergolong minor, beberapa kasus perlu ditangani dengan operasi jantung bocor. Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani operasi jantung bocor? Setiap pasien perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah operasi perlu dilaksanakan atau tidak. Oleh karena itu, sebagai bagian dari persiapan operasi jantung bocor, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini. 1. Menjalani pemeriksaan fisik Dokter akan meminta Anda menjalani berbagai pemeriksaan untuk mengetahui lokasi serta tingkat keparahan penyakit katup jantung yang Anda derita. Selain itu, Anda juga perlu melewati salah satu atau beberapa tes tambahan, seperti elektrokardiogram EKG, angiogram atau pemasangan kateter, MRI scan, USG Doppler, dan transesophageal echocardiogram. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di atas, dokter akan memberikan Anda informasi lengkap mengenai hasil serta tindakan medis yang diperlukan. 2. Memberikan informasi medis selengkap mungkin Dalam menentukan pelaksanaan operasi jantung bocor, diperlukan kerja sama yang baik antara dokter dan pasien penderita kelainan katup jantung. Maka dari itu, pastikan Anda memberi seluruh informasi kesehatan yang dibutuhkan dokter, seperti obat-obatan apa yang sedang dikonsumsi obat resep dokter, obat herbal, serta suplemen lainnya, adanya alergi terhadap obat-obatan tertentu, sedang menggunakan alat pacu jantung, sedang hamil atau berencana hamil, dan aktif merokok. Bagaimana prosedur operasi jantung bocor? Apabila dokter memutuskan tindakan operasi ini perlu dilakukan, Anda akan diberi tahu mengenai apa saja yang perlu dipersiapkan menjelang hari operasi. Berikut adalah beberapa anjuran yang perlu diikuti pasien sebelum menjalani operasi. Hindari mengonsumsi obat-obatan pengencer darah seperti warfarin untuk mencegah risiko perdarahan selama operasi. Pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, dan hindari stres berlebih. Beberapa jam sebelum operasi, biasanya Anda akan diminta untuk berpuasa dan berhenti minum obat-obatan resep dokter. Persiapkan keperluan pribadi seperti pakaian, obat-obatan, atau perlengkapan lainnya yang Anda butuhkan selama dirawat inap di rumah sakit. Anda juga mungkin akan diminta mencukur rambut di beberapa bagian tubuh yang diperlukan untuk memperlancar proses operasi. Selama operasi Operasi jantung bocor adalah operasi yang tergolong besar sehingga tenaga kesehatan akan memberikan obat anestesi atau bius total. Dengan demikian, Anda akan tertidur selama operasi berlangsung. Setelah kesadaran Anda menurun, tenaga kesehatan akan memasangkan mesin bypass jantung dan paru-paru untuk memastikan darah tetap mengalir ke seluruh tubuh selama berjalannya operasi. Operasi ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu operasi bedah terbuka atau bedah invasif minimal. Dalam teknik bedah terbuka, dokter bedah akan membuat sayatan berukuran besar untuk membuka bagian dada. Sementara itu, bedah invasif minimal dilakukan dengan cara membuat sayatan yang lebih kecil. Dokter akan melakukan proses pembedahan dengan selang khusus. Dalam operasi jantung bocor, ada dua jenis operasi yang biasanya dilakukan, yaitu perbaikan katup jantung dan penggantian katup jantung. 1. Operasi perbaikan katup jantung Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki katup jantung yang mengalami kelainan atau kerusakan, tanpa menggantinya dengan bagian baru. Perbaikan katup jantung dinilai lebih rendah risiko serta tetap menjaga kekuatan dan fungsi jantung setelah operasi. Berikut adalah prosedur operasi perbaikan katup jantung yang bocor. Menjahit atau menambal lubang pada katup jantung Menghubungkan kembali katup jantung Mengangkat dan membuang jaringan berlebih pada katup jantung Memisahkan jaringan katup yang menempel Memperkuat jaringan di sekeliling katup jantung Dalam kasus katup jantung yang bukaannya menyempit, dokter akan memasukkan kateter dengan balon khusus. Metode ini disebut dengan balloon valvuloplasty. Kateter tersebut akan dimasukkan melalui pembuluh arteri di lengan atau selangkangan, kemudian diposisikan menuju katup jantung yang bermasalah. Balon di ujung kateter akan dikembangkan supaya bukaan katup jantung dapat melebar. Setelah itu, balon kembali dikempiskan dan dikeluarkan lewat pembuluh arteri. 2. Operasi penggantian katup jantung Apabila katup jantung yang bocor sudah tidak dapat diperbaiki, dokter akan memberi pilihan berupa operasi penggantian katup jantung. Dalam prosedur penggantian katup jantung, dokter akan mengangkat katup yang sudah rusak dan menggantinya dengan katup mekanik. Selain katup mekanik, dokter juga dapat menggantinya dengan katup biologis yang terbuat dari jaringan tubuh hewan atau manusia. Prosedur ini dinilai lebih tinggi risikonya. Jika Anda memakai katup jantung mekanik, Anda perlu mengonsumsi obat pengencer darah seumur hidup untuk mencegah penggumpalan darah. Sementara itu, katup jantung biologis perlu diganti secara berkala karena kualitasnya akan menurun seiring berjalannya waktu. Sesudah operasi Begitu prosedur operasi jantung bocor selesai, Anda akan dipindahkan ke unit perawatan intensif ICU. Tim medis akan memasangkan infus, selang pembuangan sisa cairan pascaoperasi, serta alat bantu pernapasan. Selama di ICU, dokter akan mengawasi kondisi kesehatan Anda setelah operasi. Jika dirasa sudah stabil, Anda akan dipindahkan ke kamar rawat inap biasa. Tim medis akan memantau kondisi Anda, seperti tekanan darah, pernapasan, serta detak jantung. Anda juga akan diberikan penanganan khusus untuk mengatasi rasa sakit setelah operasi. Selain itu, tim medis akan membimbing Anda untuk meningkatkan aktivitas tubuh, lebih sering batuk, serta melakukan teknik pernapasan khusus untuk mempercepat pemulihan. Apa saja efek samping dan risiko operasi jantung bocor? Menurut laman Mayo Clinic, beberapa komplikasi dan efek samping yang mungkin terjadi dari operasi katup jantung meliputi hal di bawah ini. Perdarahan Serangan jantung Infeksi Katup jantung tidak berfungsi dengan baik setelah operasi Detak jantung tidak beraturan aritmia Stroke Kematian Bagaimana proses pemulihan setelah operasi jantung bocor? Proses pemulihan biasanya memakan waktu sekitar 2-3 bulan. Namun, durasinya akan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada kondisi kesehatannya. Konsultasikan dengan dokter mengenai apa saja aktivitas yang boleh dilakukan dan sebaiknya dihindari untuk sementara. Anda juga mungkin perlu mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk mempercepat masa pemulihan atau mengendalikan rasa sakit. Pastikan Anda mengikuti check-up secara berkala yang sudah dijadwalkan dengan dokter. Hal ini penting untuk mengevaluasi kondisi kesehatan Anda setelah operasi jantung bocor. NilaiJawabanSoal/Petunjuk ABLASI Suatu tindakan operasi untuk mengatasi gangguan irama jantung SISTEM 1 perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas - pencernaan makanan, pernapasan, dan peredaran darah dal... LASIK Salah satu tindakan medis untuk mengatasi gangguan penglihatan KOMPUTER ...au mengolah data secara cermat - analog Komp komputer yang dipergunakan untuk pengukuran suatu sistem fisis menurut sistem pengukuran tertentu - asi... RISIKO Akibat yang kurang menyenangkan dari suatu tindakan KONSEKUENSI Akibat suatu tindakan TUJUAN Maksud dari suatu tindakan MOTIVASI Dorongan yang timbul untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu ARITMIA Irama detak jantung yang tidak teratur DETEKTIF Orang yang mengusut suatu tindakan kriminal MUSIK Irama AKSI Tindakan MAT Irama KARDIA Jantung OPERASI Salah satu tindakan untuk menyembuhkan suatu penyakit RITME Irama USIK Gangguan NADA Irama KORBAN Orang yang menderita akibat suatu tindakan kriminal INTERFERENSI Gangguan USIKAN Gangguan EFEK Konsekuensi langsung oleh suatu tindakan atau fenomena RESIKO Akibat yang kurang menyenangkan dari suatu tindakan MATRIKS Irama BEDAH Operasi Aritmia adalah gangguan yang terjadi pada irama jantung. Penderita aritmia bisa merasakan irama jantungnya terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Sebenarnya, aritmia normal terjadi pada kondisi jantung yang sehat. Namun, bila terjadi terus menerus atau berulang, aritmia bisa menandakan adanya masalah pada organ jantung. Jenis Aritmia Ada beberapa jenis aritmia yang paling sering dijumpai, yaitu Atrial fibrilasi, yaitu kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat dan tidak teratur AV blok, yaitu kondisi ketika jantung berdetak lebih lambat Supraventrikular takikardi, yaitu kondisi ketika denyut jantung terlalu cepat Ventrikel ekstra sistol, yaitu kondisi ketika ada denyutan lain di luar denyut normal Ventrikel fibrilasi, yaitu kondisi ketika jantung hanya bergetar Penyebab Aritmia Aritmia terjadi ketika impuls listrik yang berfungsi mengatur detak jantung tidak bekerja dengan baik. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi di bawah ini Konsumsi obat pilek atau obat alergi Sleep apnea Hipertensi Diabetes Gangguan elektrolit, seperti kelebihan atau kekurangan kalium, hiperkalemia, dan hipomagnesemia Gangguan tiroid, misalnya hipertiroidisme Kelainan katup jantung Penyakit jantung bawaan Penyakit jantung koroner Serangan jantung Kardiomiopati Torsade de pointes Selain kondisi medis, aritmia juga dapat dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti Tidak dapat mengelola stres dengan baik Kurang tidur Merokok Mengonsumsi minuman beralkohol atau berkafein secara berlebihan Menyalahgunakan NAPZA Gejala Aritmia Aritmia bisa terjadi tanpa menimbulkan gejala, sehingga kadang tidak disadari oleh penderitanya. Gejala aritmia yang dapat muncul antara lain Jantung berdetak lebih cepat dari normal takikardia Jantung berdetak lebih lambat dari normal bradikardia Pusing Pingsan Cepat lelah Sesak napas Nyeri dada Perlu diketahui, seseorang yang mengalami gejala di atas belum tentu mengalami aritmia. Oleh karena itu, pemeriksaan oleh dokter diperlukan agar dapat diketahui apa yang memicu gejala tersebut. Kapan harus ke dokter Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin ke dokter ahli kardiologi, terutama bila Anda menderita hipertensi, gangguan tiroid, diabetes, penyakit jantung, atau pernah menjalani operasi jantung. Segera ke dokter bila sering mengalami nyeri dada, sesak napas, dan jantung berdebar, terutama jika keluhan tersebut muncul secara tiba-tiba. Bila ada orang di sekitar Anda jatuh pingsan setelah sebelumnya mengeluhkan gejala-gejala di atas, segera bawa ia ke IGD di rumah sakit terdekat. Diagnosis Aritmia Untuk menentukan apakah pasien menderita aritmia, dokter akan menanyakan gejala yang muncul dan mendengarkan detak jantung pasien. Setelah itu, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berikut Elektrokardiogram EKG, untuk merekam aktivitas listrik jantung dalam kondisi berbaring Holter monitoring, untuk merekam aktivitas listrik jantung ketika pasien beraktivitas selama seharian Uji latih jantung, untuk mengukur aktivitas jantung saat pasien melakukan latihan fisik, seperti mengayuh sepeda statis atau berjalan di atas treadmill Echo jantung, untuk melihat struktur dan fungsi jantung dengan bantuan gelombang suara Dokter juga dapat menjalankan pemeriksaan lain guna melihat kemungkinan adanya penyakit yang mendasari aritmia, yaitu Pengukuran kadar elektrolit Pengukuran kadar gula darah Pemindaian Katerisasi jantung Biopsi Pengobatan Aritmia Pengobatan aritmia bertujuan untuk mengatasi irama jantung yang tidak teratur. Metode yang digunakan tergantung pada jenis gangguan irama jantung yang dialami, apakah terlalu cepat atau terlalu lambat. Metode pengobatannya meliputi Obat-obatan Obat-obatan yang diresepkan dokter untuk mengatasi aritmia adalah obat antiaritmia. Dokter juga akan meresepkan warfarin untuk menurunkan risiko terjadinya penggumpalan darah. Ablasi Dokter akan melakukan tindakan ablasi jantung dengan prosedur kateterisasi jantung. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasang satu atau lebih kateter di pembuluh darah yang menuju ke jantung. Elektroda yang terdapat di ujung kateter akan menghancurkan sebagian kecil jaringan di jantung yang menyebabkan gangguan irama jantung, sehingga irama jantung menjadi normal kembali. Alat pacu jantung Dokter akan memasang alat pacu jantung di bawah kulit, tepat di bawah tulang selangka. Alat pacu tersebut berfungsi mengembalikan irama jantung yang terlalu lambat menjadi normal. ICD Implantable cardioverter-defribilator ICD adalah alat kecil yang dipasang di dada. Alat ini digunakan pada pasien yang berisiko mengalami henti jantung mendadak. Implan alat ini akan mendeteksi tanda henti jantung dan otomatis mengalirkan listrik untuk mengatasinya. Komplikasi Aritmia Pada beberapa kasus, aritmia dapat memburuk dan menyebabkan komplikasi serius, seperti Demensia Penyakit Alzheimer Stroke Gagal jantung Henti jantung mendadak Kematian mendadak pada bayi SIDS Pencegahan Aritmia Seperti telah dijelaskan di atas, banyak faktor yang bisa menyebabkan aritmia. Oleh karena itu, pencegahannya tergantung pada penyebab aritmia tersebut. Secara umum, artimia dapat dicegah dengan menjaga kesehatan jantung, yaitu dengan Berhenti merokok Mengonsumsi makanan sehat Menjaga berat badan ideal Berolahraga secara teratur Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein Menghindari konsumsi obat tanpa petunjuk dokter Penderita penyakit jantung perlu melakukan kontrol rutin ke dokter agar kondisi penyakitnya tidak makin memburuk dan menimbulkan aritmia. Penderita juga perlu mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran dokter dan segera ke dokter begitu gejala memburuk.