Dalamrangka pelaksanaan kegiatan BM DTP atas impor dan pengeluaran Barang dan Bahan untuk memproduksi barang dan/atau jasa Industri Sektor Tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 ayat (1), Pasal 4, Pasal 6 ayat (1), Pasal 6 ayat (3), dan Pasal 7, Menteri selaku Pengguna Anggaran Bendahara Umum Negara menunjuk:
AdamSmith mengemukakan prinsip pokok dalam pengeluaran pemerintah yang disebut dengan Canon or Government Expenditure. Prinsip atau asas pengeluaran pemerintah tersebut adalah : 1. Asas moralita. Asas yang menyatakan bahwa pengeluaran pemerintah harus sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh suatu bangsa yaitu agama.
a. untuk siapa barang diproduksi. b). berapa barang yang akan diproduksi. c). barang apa yang akan diproduksi. d). mengapa barang diproduksi. e). bagaimana cara memproduksi. Jawaban: a. 9). Contoh Soal Ujian Kegiatan Produksi Barang Jasa Wirausaha, Seorang wirausaha akan melakukan kegiatan yang terkait dengan produksi, baik berupa barang
Belanjabarang adalah pengeluaran yang digunakan untuk pembelian barang atau jasa yang habis pakai untuk memproduksi barang atau jasa yang dipasarkan maupun tidak dipasarkan. Serta pengadaan barang yang dimaksudkan untuk diserahkan atau dijual kepada masyarakat di luar kriteria belanja bantuan sosial serta belanja perjalanan. Belanja barang
2405.2016 IPS Sekolah Menengah Atas terjawab Pemerintah memproduksi barang dan jasa untuk masyarakat umum melalui A. Koperasi B. Perusahaan negara C. Rtk D. Masyarakat luar negeri E. Yayasan Iklan Jawaban 4.8 /5 186 Antojub B. perusahaan negarao Makasih kk ada babi oink oink oink ada monyet ukuk akak ukuk akak
65v8. JAKARTA, – Secara umum, ada empat jenis pelaku ekonomi di Indonesia. Keempat pelaku ekonomi tersebut yakni rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, rumah tangga pemerintah, dan masyarakat luar negeri. Masing-masing dari pelaku ekonomi tersebut memiliki peran yang berbeda-beda. Misalnya, tiga peran penting rumah tangga pemerintah adalah sebagai produsen, konsumen, sekaligus pengendali peran rumah tangga konsumen di antaranya adalah menyediakan berbagai faktor produksi. Sedangkan salah satu peran rumah tangga produsen adalah memproduksi barang atau jasa. Sebagaimana diketahui, pelaku ekonomi adalah unsur yang harus ada dalam kegiatan perekonomian. Bisa dikatakan pelaku ekonomi adalah pihak dalam suatu sistem ekonomi yang menjalankan kegiatan ekonomi. Baca juga Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Harga Pangan Hari Ini Subjek perorangan maupun organisasi atau pemerintah merupakan pelaku ekonomi yang melakukan kegiatan ekonomi berupa produksi, konsumsi, dan distribusi. Pelaku ekonomi juga dapat diartikan sebagai seseorang atau organisasi yang memiliki pengaruh terhadap motif ekonomi, yakni dengan memproduksi, membeli, atau menjual. Secara lebih rinci, berikut penjelasan mengenai empat jenis pelaku ekonomi di Indonesia 1. Rumah tangga konsumen Dikutip dari laman jenis pelaku ekonomi yang pertama ialah rumah tangga konsumen RTK. Dalam kegiatan ekonomi, peran rumah tangga konsumen adalah sangat penting. Sederhananya, yang disebut sebagai rumah tangga konsumen adalah sekelompok orang atau badan yang melakukan kegiatan konsumsi. Contoh kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh rumah tangga konsumen adalah membeli berbagai bahan makanan, seperti beras, telur, daging, sayuran, dan lainnya. Baca juga Minta Bank Salurkan Kredit ke PKL, Menko Airlangga Rata-rata Mereka Tak Punya Utang Adapun peran rumah tangga konsumen adalah mengonsumsi nilai guna suatu barang atau jasa yang disediakan oleh produsen. Kemudian, peran rumah tangga konsumen lainnya adalah menyediakan berbagai faktor produksi. Faktor-faktor produksi yang dimaksud seperti tenaga kerja atau sumber daya manusia, modal, dan dana tanah atau lahan. Rumah tangga konsumen yang menyediakan faktor produksi nantinya akan menerima balas jasa dari rumah tangga produsen. Balas jasa yang diberikan dapat berwujud bunga modal, upah, laba usaha, dan sewa. Rumah tangga konsumen dalam kegiatan perekonomian juga harus menanggung beban pajak yang diberikan oleh pemerintah. 2. Rumah tangga produsen Jenis pelaku ekonomi yang kedua adalah rumah tangga produsen RTP. Organisasi atau badan usaha yang didirikan oleh seseorang atau kelompok untuk menghasilkan barang atau jasa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat disebut rumah tangga produsen. Baca juga BPJS Ketenagakerjaan Jamin Dana Peserta Aman dari Upaya Pembobolan Rumah tangga produsen dalam kegiatan ekonomi memiliki dua peranan penting, yakni sebagai produsen dan sebagai konsumen. Saat menjalankan perannya sebagai produsen, rumah tangga produsen akan memproduksi barang atau jasa. Barang atau jasa yang diproduksi akan disalurkan kepada pelaku ekonomi lain sebagai usaha memenuhi kebutuhan hidup. Lalu saat menjalankan perannya sebagai konsumen, rumah tangga produsen akan mengonsumsi faktor-faktor produksi yang disediakan oleh rumah tangga konsumen. Faktor produksi tersebut nantinya akan diolah melalui proses produksi. Sama halnya dengan rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen juga perlu menanggung beban pajak yang diberikan pemerintah. PIXABAY Tiga peran penting rumah tangga pemerintah adalah sebagai konsumen, produsen dan regulator 3. Rumah tangga pemerintah Selanjutnya jenis pelaku ekonomi di Indonesia adalah rumah tangga pemerintah. Pelaku ekonomi satu ini memiliki ciri khusus yang berperan menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kepentingan juga OJK Cabut Izin Usaha Pembiayaan Intan Baruprana Finance Sebagai pelaku ekonomi, ada tiga peran penting rumah tangga pemerintah dalam kegiatan perekonomian. Adapun tiga peran penting rumah tangga pemerintah adalah sebagai produsen, konsumen, dan pengendali perekonomian. Dalam hal sebagai produsen, peran rumah tangga pemerintah adalah memproduksi barang atau jasa dalam rangka memenuhi kepentingan publik. Produksi barang atau jasa dilakukan oleh lembaga pemerintah, yakni BUMN. Misalnya, PT PLN Persero menyediakan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. PT Pertamina menyediakan BBM untuk memenuhi permintaan sebagian besar masyarakat di Indonesia. Lalu PT Kereta Api Indonesia yang menyediakan layanan transportasi kereta api untuk masyarakat luas. Kemudian sebagai konsumen, peran rumah tangga pemerintah adalah mengalokasikan dana untuk membeli berbagai faktor produksi yang akan digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. Baca juga Menjadi Pengusaha Adalah Impian Banyak Orang, Apa Saja Keuntungannya? Sementara itu, sebagai pengendali perekonomian regulator, peran rumah tangga pemerintah adalah dengan menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan ekonomi. Berbagai kebijakan yang dilakukan misalnya kebijakan fiskal, kebijakan moneter, dan kebijakan ekonomi internasional. Sebagai regulator, peran rumah tangga pemerintah adalah mengatur perekonomian untuk menyejahterahkan masyarakat agar tidak terjadi kesenjangan. Dalam menjalankan perannya, rumah tangga pemerintah terus berupaya menciptakan perekonomian yang adil dan merata bagi setiap lapisan masyarakat. Pemerintah Indonesia memiliki peran penting dalam menunjang jalannya roda perekonomian negeri. Mengatur, mengendalikan, dan mengadakan kontrol roda perekonomian menjadi tugas pemerintah agar negara dapat tumbuh dan berkembang. Itu semua dilakukan demi membuat rakyat dapat hidup dengan layak dan damai. Pemerintah berperilaku sebagai produsen dan konsumen dalam kegiatan perekonomian suatu negara. Baca juga Shell Bisnis SPBU di Indonesia Memiliki Peluang untuk Terus Tumbuh Fungsi rumah tangga pemerintah Berikut adalah beberapa poin fungsi rumah tangga pemerintah dalam kegiatan ekonomi suatu negara Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan lapangan kerja. Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap maju atau mundurnya perekonomian masyarakat. Menjaga stabilitas ekonomi dengan menyusun berbagai kebijakan ekonomi. Mengendalikan tingkat harga dan inflasi. Bertindak sebagai supplier dan demander Menggunakan hasil pajak untuk membangun fasilitas umum. Menarik pajak langsung ataupun pajak tidak langsung. Freepik Tiga peran penting rumah tangga pemerintah adalah sebagai konsumen, produsen dan regulator 4. Masyarakat luar negeri Jenis pelaku ekonomi yang terakhir adalah masyarakat luar negeri. Jenis pelaku ekonomi yang satu ini juga memiliki peran yang tak kalah penting. Hadirnya masyarakat luar negeri akan memicu kegiatan perekonomian berupa ekspor maupun impor. Kemudian pemerintah dapat memperoleh devisa dari kegiatan ekspor dan impor. Apa itu devisa? Devisa merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang dapat menstabilkan sektor keuangan dan pertumbuhan ekonomi. Baca juga Ekonomi Bali Cuma Tumbuh 0,07 Persen, Sektor Pariwisata Butuh Perhatian Lebih Demikian penjelasan mengenai jenis pelaku ekonomi di Indonesia yang terdiri dari rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, rumah tangga pemerintah dan masyarakat luar negeri. Adapun tiga peran penting rumah tangga pemerintah adalah sebagai konsumen, produsen sekaligus sebagai regulator atau pengendali perekonomian. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Kegiatan ekonomi dapat disimpulkan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk menunjang dan memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kegiatan ekonomi tidak dapat berjalan sepenuhnya hanya dengan satu individu, melainkan perlu kerja sama antara beberapa pihak. Ada yang berlaku sebagai penjual dan pembeli. Peran Pelaku Kegiatan Ekonomi Suatu perusahaan disebut juga sebagai rumah tangga produsen. Sementara, konsumsi dilakukan oleh rumah tangga keluarga. Keduanya merupakan pelaku ekonomi. Bukan hanya itu, pemerintah dan masyarakat luar negeri pun merupakan pelaku ekonomi. Pelaku ekonomi adalah semua orang individu maupun lembaga yang menjalankan aktivitas ekonomi yang mencakup kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi barang serta jasa pada semua tingkat masyarakat. Dalam melakukan kegiatan ekonomi, pelaku-pelaku ekonomi saling berinteraksi satu sama lain sesuai dengan ragam transaksi yang dilakukan. Mereka menjadi motor pengerak aktivitas ekonomi. Lalu, bagaimana peran masing-masing pelaku ekonomi? Mengutip buku “Ekonomi” karya Alam S, berikut pelaku kegiatan ekonomi beserta perannya. Peran Rumah Tangga Keluarga Rumah tangga keluarga merupakan unit ekonomi paling kecil, memiliki faktor-faktor produksi, memiliki lahan, dan menyediakan tenaga kerja. Pelaku ekonomi ini dapat menjadi pengusaha, pemegang saham, pemilik, dan mitra perusahaan. Interaksi rumah tangga dengan sektor-sektor lain dilakukan dengan cara membeli dan menjual. Dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga memainkan dua peran, yakni sebagai konsumen dan penyedia jasa faktor produksi. Sebagai konsumen, pelaku ekonomi ini membeli barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Rumah tangga keluarga juga berperan sebagai penyedia jasa faktor produksi, seperti tenaga kerja. Jasa SDM dari rumah tangga keluarga diberdayakan oleh perusahaan, pemerintah, dan masyarakat luar negeri untuk menghasilkan barang dan jasa. Selain tenaga kerja, rumah tangga keluarga memiliki faktor produksi lainnya, seperti tanah dan modal. Dari faktor-faktor produksi tersebut, rumah tangga memperoleh pendapatan, seperti upah atau gaji. Pendapatan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga keluarga. Selain itu, sebagian pendapatan dibayarkan kepada pemerintah dalam bentuk pajak. Sederhananya, rumah tangga keluarga diasumsikan memiliki ciri sebagai berikut Rumah tangga keluarga merupakan pemilik dari semua faktor produksi, seperti tenaga kerja, tanah, modal, dan kewirausahaan. Total pendapatan rumah tangga keluarga berasal dari kompensasi faktor produksi yang mereka miliki. Kompensasi diperoleh dalam bentuk upah, sewa, bunga, dan keuntungan. Kegiatan utama rumah tangga keluarga adalah konsumsi. Itulah sebabnya mereka juga disebut sebagai rumah tangga konsumen. Rumah tangga keluarga menghabiskan total pendapatan mereka untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi oleh perusahaan. Jika rumah tangga keluarga menyimpan sebagian dari pendapatan mereka, simpanan itu akan mengalir ke perusahaan dalam bentuk investasi. Peran Rumah Tangga Produsen Rumah tangga produsen atau sering disebut perusahaan merupakan kesatuan yuridis dan ekonomis dari faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari laba atau memberi layanan kepada masyarakat. Dilihat dari kepemilikiannya, rumah tangga produsen dibedakan atas perusahaan milik negara dan perusahaan swasta. Rumah tangga produsen diasumsukan memiliki karakteristik sebagai berikut Tidak memiliki sumber daya mereka sendiri untuk memproduksi barang dan jasa. Menyewa faktor-faktor produksi, seperti lahan, tenaga kerja, dan modal dari rumah tangga keluarga. Menggunakan faktor produksi dan melakukan kegiatan produksi, serta menjual barang dan jasa kepada rumah tangga keluarga. Membayar pajak kepada pemerintah. Tidak memiliki simpanan. Peran Pemerintah Sebagai pelaku ekonomi, pemerintah juga melakukan konsumsi. Hal ini dapat dilihat dari upaya memanfaatkan layanan sumber daya manusia dari rumah tangga serta barang dan jasa dari perusahaan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tugas-tugas tersebut dilaksanakan dalam berbagai tindakan, seperti membangun sarana dan prasarana umum, menciptakan kondisi yang baik untuk berusaha, dan memberlakukan peraturan yang mendorong iklim berusaha. Selain itu, pemerintah berperan melakukan distribusi pendapatan agar tidak timbul jurang pemisah antara si kaya dan si miskin. Belanja pemerintah terdiri atas belanja rutin dan belanja pembangunan, seperti pembayaran gaji pegawai negeri dan TNI serta pembiayaan untuk memelihara dan membangun fasilitas umum. Pengeluaran pemerintah merupakan penghasilan bagi rumah tangga keluarga dan pendapatan bagi perusahaan. Rumah tangga dan perusahaan membayar pajak kepada pemerintah untuk membiayai pengeluaran pemerintah tersebut. Peran Masyarakat Luar Negeri Masyarakat luar negeri juga merupakan pelaku ekonomi yang harus diperhitungkan. Tanpa hubungan dengan masyarakat luar negeri, keadaan ekonomi akan semakin buruk. Kebutuhan manusia sangat banyak dan beragam. Dari berbagai kebutuhan tersebut, ada yang bisa diproduksi sendiri di dalam negeri, dan ada juga barang-barang yang harus diimpor dari luar negeri, sebab negara belum mampu membuatnya atau memerlukan biaya produksi yang besar. Di samping itu, sebagian barang produksi dalam negeri diekspor ke negara lain karena produksinya terlalu banyak atau karena ekspor ke negara lain akan memberikan keuntungan yang lebih banyak. Kegiatan ini mengharuskan untuk membuka hubungan dengan negara lain. Adapun keuntungan yang bisa diperoleh melalui kerja sama dengan masyarakat luar negeri, sebagai berikut Pemerintah dapat memperoleh pinjaman untuk membiayai pembangunan. Hasil bumi dan kerajinan Indonesia dapat diekspor ke luar negeri untuk memperoleh devisa. Memungkinkan pengiriman tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri. Upaya ini membantu pemerintah mengurangi pengangguran. Memungkinkan dilakukannya alih teknologi maju dari masyarakat luar negeri yang sangat bermanfaat bagi Indonesia yang sedang membangun. Memungkinkan Indonesia untuk melakukan impor berbagai barang kebutuhan konsumsi dan barang-barang modal untuk menunjang pembangunan.
Peran pelaku ekonomi – Kali ini akan membahas tentang peranan rumah tangga RTP, RTK dan juga Masyarakat Luar Negeri selaku pelaku ekonomi. Berikut penjelasannya… Pelaku-Pelaku Ekonomi1. Rumah Tangga Konsumsi/RTK Konsumen2. Rumah Tangga Produksi RTP Produsen/Perusahaan3. Rumah Tangga Negara Pemerintah4. Masyarakat Luar NegeriPeran Para Pelaku Ekonomi1. Peran Konsumsi Rumah Tangga RTK2. Peran Rumah Tangga Produksi RTP3. Peran Pemerintah4. Peran Masyarakat Luar Negeri Dalam kehidupan sehari-hari, tentu Anda tidak asing dengan melihat orang membajak sawah atau menanam padi. Beras yang sudah diolah menjadi beras dan dijual ke agen. Dan dari agen ini ibu rumah tangga bisa mendapatkan beras untuk memenuhi kebutuhan makanan. Patani yang menanam padi, agen, dan juga ibu rumah tangga bisa dikatakan sebagai pelaku ekonomi, jadi apakah yang dimaksud dengan ekonomi? Pelaku ekonomi adalah subyek individu dan lembaga atau pemerintah yang melakukan kegiatan ekonomi. Pelaku ekonomi dibagi menjadi empat kelompok termasuk 1. Rumah Tangga Konsumsi/RTK Konsumen Rumah tangga konsumen adalah pemilik berbagai faktor produksi yang tersedia dalam perekonomian. Rumah tangga menyediakan tenaga kerja dan juga pebisnis. Selain itu, sektor ini juga memiliki faktor produksi lainnya. Yakni kekayaan alam, tanah, dan juga bangunan. Rumah tangga produksi membeli faktor-faktor produksi dari RTK dalam kegiatan produksinya. Sebagai imbalan untuk penggunaan faktor-faktor produksi, RTP membayar remunerasi, yaitu gaji, upah, sewa, bunga dan sebagainya dalam RTK. Biaya layanan ini adalah pendapatan yang diterima oleh RTK. Penghasilan ini akan dihabiskan untuk konsumsi barand serta massa untuk RTP. RTP dapat menerima masukan dari RTK dalam aktivitas konsumsinya. Pemasukan yang didapat oleh rumah tangga konsumsi ini bisa dihabiskan untuk konsumsi barang dan jasa untuk kebutuhan sehari-hari yang dihasilkan oleh rumah tangga produksi. Jadi antara rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi ada arus barang dan jasa. 2. Rumah Tangga Produksi RTP Produsen/Perusahaan Perusahaan adalah organisasi yang dikembangkan oleh seseorang ataupun kelompok orang yang tujuannya menghasilkan beragam jenis barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan itu, perusahaan merupakan unit ekonomi yang dibuat dengan tujuan memperoleh barang dan juga jasa pada upaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk menghasilkan barang dan jasa ini diperlukan input tenaga kerja, bahan dasar dan bahan pembantu, barang modal seperti peralatan produksi yang dikombinasikan dengan teknologi produksi di bawah kepemimpinan seorang pengusaha. 3. Rumah Tangga Negara Pemerintah Seperti konsumsi rumah tangga dan rumah tangga produksi, pemerintah dapat dilihat sebagai unit ekonomi atau rumah tangga yang memproduksi barang dan jasa tertentu untuk kepentingan umum. Pemerintahan yang dimaksud iyalah badan yang memiliki tanggung jawab untuk mengelola kegiatan ekonomi. Badan-badan ini dapat mengawasi kegiatan rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi mereka. Mereka melakukan kegiatan dengan cara yang masuk akal dan juga tidak membahayakan masyarakat secara keseluruhan. Badan-badan pemerintahan tersebut diantaranya Departemen penanaman modal Badan penanaman modal Bank sentral Parlemen Pemerintah daerah Angkatan bersenjata Hasil kegiatan produksi output yang dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk besar layanan yang diselenggarakan untuk masyarakat secara keseluruhan dan pada dasarnya juga tidak diperdagangkan di pasar. Oleh karena itu, dinamakan layanan publik atau layanan kolektif seperti keamanan, pemerintahan, pertahanan, pengadilan, hubungan politik dengan negara-negara asing. 4. Masyarakat Luar Negeri Sekarang ini tidak ada negara yang seluruhnya tertutup pada hubungan perdagangan bersama negara lain. Selain pengiriman produk dari konsumen domestik RTP, RTK, serta pemerintah, beberapa produk pula dijual pada orang di luar negeri. Ini akan mengarah pada aliran barang dan juga adari dalam negeri di luar negeri yang disebut ekspor. Kegiatan ekspor ini dibayar dengan valuta asing valuta asing sesuai dengan nilai tukar tertentu. Jadi arus keluar barang dan pakaian juga diimbangi oleh aliran uang yang menutupi negara asing ke negara itu. Selalu memasarkan jasa dan barang ke negara asing, ada pula antusiasme pada pembeli jasa dan barang dari negara lain, sampai ada arus barang dan jasa yang masuk dari luar ke negara yang disebut impor. Dengan begitu, ada aliran uang ke luar negeri, untuk pembayaran. Kegiatan ekspor dan impor serta nilai tukar mata uang asing yang tinggi dan rendah mempengaruhi keseluruhan kegiatan ekonomi nasional baik di RTK, RTP dan pemerintah. Peran Para Pelaku Ekonomi 1. Peran Konsumsi Rumah Tangga RTK Konsumen adalah orang atau kelompok orang atau badan yang melakukan kegiatan konsumsi. RTK memiliki peran sebagai berikut Sebagai produser Konsumsi rumah tangga adalah pemilik berbagai faktor produksi yang menyediakan sumber daya tanah, bangunan, tenaga kerja dan lain-lain untuk rumah tangga produsen. Sebagai konsumen Konsumsi rumah tangga sebagai pemilik faktor produksi akan menerima remunerasi dari rumah tangga produksi untuk penggunaan sumber daya yang disediakan. Jawabannya adalah pendapatan konsumsi rumah tangga yang digunakan untuk mengkonsumsi barang dan jasa yang diproduksi oleh rumah tangga produsen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. 2. Peran Rumah Tangga Produksi RTP Rumah tangga produksi disebut produsen jungan yang melakukan kegiatan ekonomi sesuai dengan bidang usahanya. FH terkait dengan kegiatan ekonomi yang dilakukan, memiliki peran sebagai berikut Sebagai produsen RTP sebagai produsen menghasilkan barang dan jasa dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat atau RTK. Karena memproduksi barang dan jasa, RTP memerlukan faktor-faktor dari RTK, sehingga juga berperan sebagai pengguna faktor-faktor produksi. Sebagai konsumen Untuk menjalankan kegiatan produksinya, RTP melakukan kegiatan konsumsi, yaitu faktor pembelian dari RTK. RTP akan membayar biaya layanan untuk penggunaan faktor-faktor yang disediakan oleh RTK. 3. Peran Pemerintah Pemerintah sebagai pelaku ekonomi memiliki peran seperti RTK dan RTP. Berikut ini adalah beberapa peran pemerintah. Sebagai produsen Memproduksi barang dan jasa untuk kepentingan masyarakat umum dengan menguasai cabang-cabang produksi penting dan juga mengendalikan mata pencaharian banyak orang melalui badan usaha milik negara. Contohnya adalah produksi pesawat terbang yang dilakukan oleh dirgantara Indonesia, produksi pupuk petrokimia di Gresik dan lainnya Sebagai konsumen Pemerintah dalam menjalankan kegiatan produksinya membutuhkan barang dan jasa, tenaga kerja, kesehatan, pendidikan, administrasi kantor pemerintah, keamanan dan lainnya. Sebagai pengatur dan pengontrol Pemerintah bertindak sebagai regulator dan juga mengendalikan kegiatan ekonomi negara dengan mengeluarkan kebijakan. Kebijakan-kebijakan ini, misalnya, mengurangi pengangguran dan inflasi, menciptakan keseimbangan neraca pembayaran, dan sebagainya. Selain itu, pemerintah mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh RTK dan RTP untuk melakukan kegiatan yang wajar dan juga tidak membahayakan masyarakat secara keseluruhan. 4. Peran Masyarakat Luar Negeri Masyarakat luar negeri juga memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kegiatan ekonomi negara. Kegiatan ekonomi yang dilakukan dengan masyarakat luar negeri telah menyebabkan arus barang dan jasa, yaitu ekspor dan impor serta arus kas masuk. Dari kegiatan ini pendapatan pemerintah akan meningkat karena memperoleh devisa. Baca Juga Pengertian Serta Hubungan Antara Konsumsi, Tabungan & Investasi Pengertian, Teori Serta Faktor Pendukung Pertumbuhan Ekonomi Pengertian Leverage Beserta Jenis-jenis dan Rumusnya Demikianlah pembahasan tentang peran rumah tangga RTK, RTP dan Masyarakat Luar Negeri Sebagai pelaku ekonomi. Semoga bermanfaat.